BERBAGAI PERISTIWA PEMUASAN NAFSU BIRAHI VERSI BIBEL

Posted: Mei 21, 2010 in PEMUASAN NAFSU BIRAHI
Tag:, , , , ,

1. Memuaskan Nafsu Birahi sampai pagi

Kisah ini tertuang dalam Amsal 7 : 10 – 22.  Buat para pembaca, jaga imajinasi, jangan terbawa nafsu birahi. Oke?

(10) Maka datanglah menyongsong dia seorang perempuan, berpakaian sundal dengan hati licik

(11) cerewet dan liat perempuan ini, kakinya tak dapat tenang di rumah,

(12) sebentar ia di jalan dan sebentar di lapangan, dekat setiap tikungan ia menghadang.

(13) Lalu dipegangnyalah orang teruna itu dan diciumnya, dengan muka tanpa malu berkatalah ia kepadanya:

(14) Aku harus mempersembahkan korban keselamatan, dan pada hari ini telah kubayar nazarku itu.

(15) Itulah sebabnya aku keluar menyongsong engkau, untuk mencari engkau dan sekarang kudapatkan engkau.

(16) Telah kubentangkan permadani di atas tempat tidurku, kain lenan beraneka warna dari Mesir.

(17) Pembaringanku telah kutaburi dengan mur, gaharu dan kayu manis.

(18) Marilah kita memuaskan berahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara.

(19) Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh,

(20) sekantong uang dibawanya, ia baru pulang menjelang bulan purnama.”

(21) Ia merayu orang muda itu dengan berbagai-bagai bujukan, dengan kelicinan bibir ia menggodanya.

(22) Maka tiba-tiba orang muda itu mengikuti dia seperti lembu yang dibawa ke pejagalan, dan seperti orang bodoh yang terbelenggu untuk dihukum,

APA SELANJUTNYA?

Salah satu Nabi besar umat Kristen adalah nabi Solomon. Dia membuat satu kitab yang berisi syair pujian kepada Tuhan, dengan begitu khusu’ tetapi membangkitkan gairah birahi.

Buku itu diberi nama Kidung Agung. Dalam Kidung Agung ini, akan kita dapai keanehan. Seharusnya pujian kepada TUHAN itu berisi kata-kata yang indah da sopan, tapi kenapa kok isinya malahan tentang pemuasan nafsu? Logika kita, kalau kita menulis surat untuk orang tua kita saja, apa berani menuliskan kata-kata yang mengumbar birahi? Coba saja kalau berani. Nah ini syair dibuat untuk Tuihan Yang Maha Mulia, Maha Suci, kok bisa ?

  1. Rajaku Sedang Berbaring

Kidung Agung 1 : 12 -13

(12) –Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku.

(13) Bagiku kekasihku bagaikan sebungkus mur, tersisip di antara buah dadaku.

  1. Keindahan Tubuh Wanita

Tak pelu mendengar music atau baca novel untuk menghayal keindahan tubuh wanita. Cukup baca saja Bibel, kita bisa menghayal tubuh wanita dari atas sampai bawah. Komplit.

Kidung Agung 7 : 1 – 10

(1)   Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur! Lengkung pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.

(2)   Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.

(3)   Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang.

(4)   Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.

(5)   Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.

(6)   Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.

(7)   Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya.

(8)   Kataku: “Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.

(9)   Kata-katamu manis bagaikan anggur!” Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!

(10) Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.

(Sumber : Injilku Yang ternoda , Yusuf Ismail Alhadid)

KOMENTAR :

ADUOOH…ADUUH…. gak kuat untuk komentar… dah puas kok

Komentar
  1. budi mengatakan:

    sereeeemmmmmmmmmm ah..
    gimana klo anak kecil yang baca…

  2. lamsijan mengatakan:

    hahahahah….porno ah gak terus bacanya takut mau hehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s